Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Selidiki Laporan Keberadaan Kantor Polisi Rahasia China

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 15:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang Jepang menindaklanjuti laporan dari kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Spanyol, Safeguard Defenders, terkait dengan keberadaan kantor polisi rahasia China di Jepang.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno dalam konferensi pers pada Kamis (23/12) mengatakan pihaknya telah memberi tahu pihak berwenang China melalui saluran diplomatik bahwa mereka tidak menerima jika ada aktivitas yang melanggar kedaulatan Jepang.

"Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan saat kami mengklarifikasi situasinya," ujar Matsuno, seperti dimuat Reuters.


Dua laporan dari Safeguard Defenders sejak September menyebut polisi Kota Fuzhou telah mendirikan 102 kantor polisi luar negeri di 53 negara.

Kelompok tersebut mengindikasikan dalam laporan tindak lanjut bahwa polisi dari kota Nantong di China memiliki kantor serupa di suatu tempat di Jepang.

Investigasi Jepang dilakukan setelah pemeriksaan serupa oleh pemerintah Barat, seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Mereka menindaklanjuti laporan yang menuduh bahwa polisi China menargetkan warga negara China yang tinggal di luar negeri dan menekan beberapa orang untuk pulang untuk menghadapi tuntutan pidana.

Pihak berwenang China telah menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa fasilitas tersebut adalah pusat yang dikelola sukarelawan yang membantu warga memperbarui dokumen dan menawarkan layanan lain yang terganggu selama pandemi Covid.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya