Berita

Koordinator Indonesia Bersih (KIB) Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Saatnya Pemuka Agama Ruqyah Istana Negara

SELASA, 20 DESEMBER 2022 | 10:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pemerintah menggelontorkan subsidi bagi pembelian motor dan mobil listrik di tahun 2023 mendatang dinilai jahat. Sebab di satu sisi, pemerintah juga mengurangi subsidi pembiayaan iuran BPJS, pupuk, bahan bakar minyak (BBM), hingga tarif dasar listrik (TDL).

Koordinator Indonesia Bersih (KIB) Adhie Massardi menilai wacana yang didengungkan pemerintah itu menyimpang dari cita-cita bernegara, yakni mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia dan bukan justru menindas rakyat kecil.

Menukil kata-kata Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil saat protes dengan dana bagi hasil produksi minyak yang dirasa tidak adil, Adhie Massardi menilai memang ada iblis dan setan yang sedang menggoda penguasa sehingga penindasan terjadi.


“Provokator paling potensial goda penguasa untuk menyimpang dan menindas rakyat adalah iblis dan setan. Ini nyata. Ada dalam Kitab Suci semua agama Ilahi,” kata Adhie kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Selasa (20/12).

Atas dasar itu, kata Adhie, jalan terakhir yang bisa ditempuh adalah para pemuka agama menggelar doa bersama, atau dalam agama Islam disebut ruqyah di Istana Negara dalam rangka mengusir watak iblis dan setan.

“Maka saatnya para pemuka agama gelar doa bersama (ruqyah) di Istana & Kemenkeu untuk usir iblis dan setan,” tegasnya.

Sebab, sambungnya, selama ini kritik dan unjuk rasa rakyat dinilai sudah tak mampu meluruskan jalannya pemerintahan agar seusai amanat konstitusi.

“Jalan akhir dengan doa bersama, minta pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya