Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD/Net

Politik

Partai Ummat Tuding Rezim Ikut Campur, Mahfud MD: Bukan Urusan Pemerintah

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 21:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tudingan Partai Ummat terkait hasil verifikasi faktual (verfak) disetir rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo dijawab oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.

Mahfud menyatakan, persoalan penyelengaraan pemilu dengan segala tahapannya merupakan kerja independen Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sehingga menurutnya, tudingan yang disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais itu tidak berdasar menurut  tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kelembagaan negara.


"Ada parpol yang merasa dicurangi, saya jugad tadi sudah dengar jumpa pers Pak Amien Rais yang merasa partainya dijegal," ujar Mahfud setelah memberikan kata sambutan dalam Rakernas Satgas Saber Pungli di Grand Mercure Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

"Nah, saudara itu sesuai dengan kesepakatan kita bernegara, itu urusan KPU, bukan urusan pemerintah," sambungnya.

Mahfud mengingatkan kembali perihal semangat reformasi yang juga diperjuangkan Amien Rais pada 1998 silam. Di mana menurutnya, KPU ditempatkan sebagai lembaga negara yang independen.

"Tapi kalau mengatur partai yang boleh ikut, tidak boleh ikut, itu KPU sendiri. Kita pemerintah enggak boleh ikut-ikut," tegasnya menutup.

Kecurigaan terhadap pemerintah disampaikan Ketua Dewan Syura Partai Ummat, Amien Rais lantaran partai politik (parpol) yang baru didirikannya dikabarkan tak memenuhi syarat (TMS) atau tidak lolos tahapan verifikasi faktual.

Berdasarkan informasi yang dia klaim berasal dari sumber A1 menyebutkan hanya Partai Ummat yang tidak diloloskan oleh KPU RI. Imbasnya, parpol berlambang bintang emas ini tidak bisa menjadi peserta dan mengikuti Pemilu Serentak 2024.

"Nampaknya atas perintah kekuatan yang besar Partai Ummat disingkirkan. Single out atau satu-satunya yang disingkirkan. Sehingga Partai Ummat tidak bisa ikut Pemilu 2024," ujar Amien saat memberikan keterangan persnya.

Dalam sesi tanya jawab, awak media bertanya terkait kekuatan besar yang dimaksud Amien Rais tadi apakah terkait dengan lawan politiknya, yaitu papol yang didirikannya pasca reformasi yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), atau rezim.

Jawab mantan Ketua MPR RI ini singkat, "Satu kata, yes rezim," demikian Amien menegaskan. 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya