Berita

Ferdy Sambo saat menjalani sidang pemecatan sebagai anggota Polri/Net

Politik

Minta Kasus Sambo jadi Pelajaran, Adhie Massardi: Nasib Alat Pasca Tak Dipakai

SENIN, 12 DESEMBER 2022 | 23:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo menjadi pesakitan di sidang lantaran jadi terdakwa kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Jurubicara Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi mengatakan, kasus yang dialami oleh Ferdy Sambo seharunya dijadikan pelajaran, terutama mereka yang menjadi jenderal baik di kepolisian, TNI maupun pejabat di pemerintahan.

“Mantan perwira Polri di sidang pembunuhan Yosua. Tak pernah terbayangkan mereka jadi pesakitan yang loyo. Padahal saat memimpin Satgassus bela penguasa, mereka sangar. Begini nasib alat pasca tak dipakai. Ini jadi pelajaran,” kata Adhie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (12/12).


Diketahui, Ferdy Sambo bersama istrinya Putri Candrawathi bersama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal dan Kuwat Maruf didakwa melakukan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP jo Pasal 55 dan 56 KUHP yang ancaman hukumannya pidana mati dan penjara seumur hidup.

Siapa yang tidak kenal Ferdy Sambo, saat menjabat sebagai Kadiv Propam, lulusan akademi kepolisian (akpol) 1994 ini juga mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus).

Satuan khusus ini cukup kontroversial meski terdapat sejumlah prestasi yang dilakukan. Satgasuss ini disebut-sebut merupakan kelompok personel Polri yang memiliki tugas tertentu, bahkan disebut terlibat dalam sejumlah peristiwa besar seperti pembunuhan enam laskar FPI di KM 50.

Tidak hanya itu, Satgas yang pertama kali dibentuk oleh Tito Karnavian ini juga disebut bekerja untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres di pemilu 2019.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya