Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Ist

Politik

Cetak 2.665 Penyuluh Antikorupsi, Firli Harap Budaya Antikorupsi Terus Terbangun

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 23:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022, KPK menggelar Apel Besar Temu Aksi Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (TAPAKSIAPI) 2022 di Gedung Merah Putih, Jakarta (10/12).

Dalam sambutannya, Ketua KPK Firli Bahuri mengapresiasi dan memberi penghargaan tinggi kepada seluruh anggota Penyuluh Antikorupsi (Paksi) dan API (Ahli Pembangun Integritas) yang telah bekerja keras memberikan penyuluhan antikorupsi kepada masyarakat Indonesia. Pertemuan ini merupakan aksi positif yang dikemas di dalam tema ‘Bhinneka Tunggal Aksi’.

“Tema ini karena kita menyadari, kita tersebar dari Sabang sampai Merauke, mendiami lebih dari 17.504 pulau, terdiri dari pelbagai suku anak bangsa yang menyatukan kita di dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” kata Firli.


Di hadapan perwakilan 507 orang anggota PAKSI dan API yang hadir, Firli berpesan, pertemuan ini harus diniatkan sebagai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

KPK berharap PAKSI dan API bisa memberikan sumbangsih dan andil untuk mengajak semua anak bangsa, penyelenggara negara, pelaku usaha, pelaku ekonomi, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun budaya antikorupsi.

Pertemuan ini juga menjadi penting karena sejatinya terdapat kepentingan bersama yang harus segera dikonsolidasikan. Yakni segera mewujudkan cita-cita negara sebagaimana diamanatkan di dalam Alinea Keempat UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jikalau korupsi itu masih ada, kita tidak akan pernah mampu memajukan kesejahteraan umum. Jikalau korupsi itu ada, kita tidak akan pernah mencapai Indonesia cerdas, sejahtera, dan maju. Mari kita merapatkan barisan, menyatukan komitmen gerakan bersama Indonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi,” ajak Firli.

Sebagai perpanjangan mata dan tangan, hingga saat ini KPK telah mencetak 2.665 orang PAKSI dan 330 orang API. Mereka semua akan menjalankan kegiatan penyuluhan dan pembangunan sistem integritas dan siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK dan seluruh pemangku kepentingan.

Pada kesempatan ini juga diadakan Deklarasi Forum Penyuluh Antikorupsi. Yakni, Satu, sepakat membentuk forum penyuluh antikorupsi nasional yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945. Dua, mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.

Ketiga, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak dalam upaya pemberantasan korupsi. Keempat, musyawarah nasional dilaksanakan selambat-lambatnya bulan juli 2023. Kelima, hal-hal mengenai forum penyuluh antikorupsi nasional diatur lebih lanjut dalam AD/ART.

Sehari sebelumnya, KPK memberikan penghargaan kepada PAKSI, API, dan Asesor Kompetensi yang telah menunjukkan gerakan yang kreatif, aktif, dan penuh inspiratif, sehingga menginspirasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Apresiasi penghargaan kepada PAKSI dan API ditetapkan melalui serangkaian penilaian, salah satunya aktivitas sosialisasi antikorupsi selama 2022 yang dilaporkan melalui laman Aksesku Interaksi.

Dari kategori PAKSI Terinspiratif tahun 2022, para penerima penghargaan adalah Suharsi dari Komunitas Penyuluh Antikorupsi Jawa Tengah (Kompak Jateng), Evi Syaefini Shaleha dari Penyuluh Antikorupsi Kujang Bersatu Jawa Barat (PAK KBJB), dan Asriana Issa Sofia dari Universitas Paramadina.

Kemudian kategori PAKSI Terkreatif 2022, diterima oleh Juliasih Hizbar dari SD Gagas Ceria, Manggazali dari Komunitas #ObatManjur (Orang Hebat, Main Jujur), dan I Gusti Agung Ketut Wira Sutha dari Inspektorat Pemerintah Daerah Kabupaten Badung.

Selanjutnya untuk PAKSI Teraktif, didapatkan oleh Abdul Haris Kai dari Koordinator Kurikulum Sekolah PBAK Sulawesi Utara, Mega Silvia Fahrani dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, dan Muhammad Indra Furqon dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sementara itu untuk kategori API Terinspiratif tahun 2022, diraih oleh Desiantien S. Pringgopoetro dari Pertamina Drilling Services Indonesia dan Yulia Sari dari PT Johnson& Johnson Indonesia.

Dalam kategori API Teraktif 2022, terpilih R. Wahju Budhi Witjaksono dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nova Meylina dari BPJS Ketenagakerjaan, dan Indianto Suhardi dari Perum Perhutani.

Sementara itu untuk kategori Asesor Kompetensi Teraktif Tahun 2022, KPK berikan kepada M. Ali Subhan Pramana dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Tarman Budianto dari Pusdiklat Kemendikbud Ristek, Uum Suryaman dari PT Telkom Indonesia, dan Ratna Palupi dari PT Wellesta CPI Healthcare.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya