Berita

Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi unjuk rasa di depan Tugu Patung Kuda Arjuna Wiwaha, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Gebrak Ikut Gelar Aksi Hari HAM Sedunia, Bawa 6 Tuntutan Termasuk Tolak KUHP Baru

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hari hak asasi manusia (HAM) sedunia turut diperingati Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Tugu Patung Kuda Arjuna Wiwaha, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12).

Massa aksi Gebrak yang mayoritas berasal dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) membawa satu mobil komando dan ratusan massa aksi untuk menyampaikan tuntutan-tuntutan nya di peringatan hari HAM sedunia.

Ketua Umum KASBI, Nining Elitos bersama sejumlah anggotanya membacakan lima tuntutan yang kaitannya dengan hak-hak pekerja.


"Tanggal 6 Desember 2022 RKUHP resmi disahkan. Tentunya ini merupakan pukulan bagi rakyat Indonesia," ujar Nining.

Dia menjelaskan, RKUHP yang disahkan DPR RI teerbilang lebih berbahaya ketimbang KUHP kolonial yang berlaku selama ini. Pasalnya, norma-norma yang diatur di dalamnya bakal mencerabut hal kebebasan rakyat termasuk kaum buruh.

"Sehingga, dalam momentum hari HAM internasional 2022 ini, kami dari Gebrak mendesak pemerintah Jokowi-Amin untuk segera membatalkan KUHP Kolonial yang disahkan tanggal 6 Desember 2022 kemarin.

Selain itu, Gebrak juga menyampaikan 5 tuntutan lainnya. Yakni, selesaikan persoalan HAM masa lalu, usut tuntas kekerasan yang melibatkan aparat terhadap rakyat, cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja dan PP turunannya.

Serta tolak revisi UU Pendidikan Nasional dan cabut UU P3. 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya