Berita

Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu/Net

Politik

Said Didu: KCJB Makin Aneh, Yang Salah Hitung China tapi Rakyat Indonesia Disuruh Berkorban

JUMAT, 09 DESEMBER 2022 | 09:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dijalankan pemerintah Indonesia dan China makin aneh dan tidak masuk di akal.

Hingga saat ini, baik pemerintah Indonesia maupun China masih berdebat soal besaran pembengkakan anggaran proyek yang sudah berjalan itu.

Hitungan Indonesia, anggaran KCJB mengalami pembengkakan hingga 1,4 miliar dolar AS. Namun hitungan tersebut ternyata berbeda dengan pihak China.


Belum lagi, pembengkakan anggaran tersebut dibebankan kepada Indonesia.

"Kereta Api Cepat makin aneh. Yang salah hitung mereka, yang menekan mereka, tapi yang berjuang ambil uang rakyat untuk menutupi kesalahan tersebut adalah pemerintah (Indonesia)," kritik mantan Sekretaris BUMN, Said Didu dikutip dari akun Twitternya, Jumat (9/12).

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi sebelumnya mengatakan, pembengkakan 1,4 miliar dolar AS bagi China terlalu besar.

Perbedaan hitungan pembengkakan antara Indonesia dan China terjadi karena pihak China tidak menyertakan pajak lahan.

"Pemerintah China belum mengakui ada pajak pengadaan lahan, investasi persinyalan GSMR, karena di sana fee. Ada beberapa kondisi yang di China itu berbeda dengan Indonesia," ungkap Dwiyana.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya