Berita

Ferdy Sambo mengenakan rompi tahanan kejaksaan/Ist

Hukum

Ferdy Sambo Batal Bersaksi di Kasus Obstruction of Justice Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 14:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ferdy Sambo batal hadir sebagai saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan atau obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sejatinya Sambo bakal menjadi saksi atas terdakwa mantan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan dan mantan Kaden A Biro Paminal Agus Nurpatria di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (8/12).

Majelis hakim ingin agar kesaksian Ferdy Sambo masuk dalam rangkaian agenda mendengarkan seluruh saksi mahkota. Sementara, hanya Agus Nurpatria yang dinyatakan selesai mendengarkan keterangan dari seluruh saksi fakta.


"Karena untuk perkara terdakwa Agus sudah selesai saksi fakta tidak ada lagi, ya. Jadi saksi mahkota mulai minggu depan," kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Suhel saat persidangan.

Tim kuasa hukum Hendra dan Agus meminta supaya majelis hakim mengizinkan persidangan mendengarkan saksi Ferdy Sambo tetap digelar. Namun, majelis menolak.

"Kami mendapat informasi bahwa pak Ferdy Sambo sudah di PN ini, kalau berkenan izin yang mulia untuk mempersingkat waktu persidangan kita, apakah boleh pak Ferdy Sambo diperiksa hari ini?," tanya salah satu anggota tim penasihat hukum.

"Sudah dikatakan tadi nanti (mendengarkan saksi mahkota) sekaligus," ucap Hakim Suhel.

Persidangan kali ini hanya mendengarkan keterangan dua saksi untuk terdakwa Hendra yakni, Novianto Rifai dan Muhammad Rafli. Keduanya merupakan mantan staf pribadi Ferdy Sambo. Sementara, sidang untuk terdakwa Agus dilanjutkan pada Kamis, 15 Desember 2022.

"Untuk terdakwa Agus sidang akan dibuka kembali minggu depan pada 15 Desember 2022," ujar Hakim Suhel.

Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Adi Purnama didakwa terlibat kasus obstruction of justice dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Irfan Widyanto, Arif Rachman Arifin, Baiquni Wibowo, dan Chuck Putranto serta Ferdy Sambo. Mereka juga berstatus terdakwa dalam perkara ini.

Mereka didakwa melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 subsider Pasal 48 Jo Pasal 32 ayat (1) UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Atau diancam dengan pidana dalam Pasal 233 KUHP subsider Pasal 221 ayat (1) ke-2 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya