Berita

Ketua Umum DPP Prima, Agus Jabo Priyono, saat memberikan keterangan pers/Ist

Politik

Lawan Ketidakadilan, Prima Akan Lakukan Gerakan Massa di Kantor KPU Pusat

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain melakukan upaya hukum, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) juga akan melakukan aksi gerakan massa untuk melawan ketidakadilan yang dianggap dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua Umum (Ketum) DPP Prima, Agus Jabo Priyono mengatakan, pihaknya meminta dan mengajak kekuatan-kekuatan yang lain dan seluruh elemen bangsa untuk mengkoreksi dan menantang KPU menghentikan proses pemilu sampai dilakukan audit.

"Supaya apa? Hasil pemilu kredibel, bisa dipertanggungjawabkan secara demokratis. Tidak berisi manipulasi ataupun keputusan-keputusan yang gelap yang rakyat tidak bisa mengetahui," ujar Agus Jabo saat konferensi pers di Kantor DPP Prima, Jalan Bacang nomor C 310, RT.07/06, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (6/12).


Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dilakukan oleh KPU. Selain upaya hukum yang dilakukan, Prima juga akan melakukan gerakan-gerakan massa untuk menekan KPU supaya mengkoreksi diri. Bahwa KPU dianggap salah, tidak demokratis, tidak terbuka, dan melanggar UU Pemilu.

"Dan pada hari Kamis besok, massa dari Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta akan melakukan aksi massa di KPU Pusat yang nanti akan disusul aksi-aksi massa yang ada di daerah-daerah, baik Jawa, di Sumatera maupun di Sulawesi," tuturnya.

"Tuntutannya, hentikan proses pemilu sampai kemudian KPU diaudit dan buka data partai politik ke rakyat supaya kemudian asas keadilan, keterbukaan, dan asas demokrasi bisa dipertanggungjawabkan," pungkas Agus Jabo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya