Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net
Ini menunjukkan bahwa DPR dan Pemerintah memandang remeh suara masyarakat yang terus menolak sejumlah pasal yang dinilai mengancam kebebasan publik.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, banyaknya pasal bermasalah dalam RKUHP merupakan ancaman bagi demokrasi di Tanah Air.
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Senin, 11 Mei 2026 | 14:27
UPDATE
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04
Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59
Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55