Berita

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas Harus Pede dan Berani Usung Kader Internal KIB

MINGGU, 04 DESEMBER 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan harus berani mengusung kader internal Koalisi Indonesia Bersatu untuk maju di Pilpres 2024. Jangan sampai KIB sebatas dijadikan kendaraan untuk kader partai lain. Apalagi Zulhas sudah direkomendasikan partai untuk maju sebagai capres dari PAN.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi pernyataan Zulhas yang membuka kemungkinan akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDI Perjuangan di Pilpres 2024 mendatang.

"Zukifli Hasan harus pede untuk maju sebagai capres yang telah direkomendasikan oleh PAN. Harus ada keberanian untuk capres dan itu amanat partai. Sudah bersama Golkar dan PPP telah membentuk Koalisi (KIB), seharusnya punya keberanian untuk usung capres internal," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (4/12).


Apalagi kata Muslim, Zulhas saat ini sudah menjadi menteri. Sehingga, jika tidak mempunyai keberanian usung calon presiden (capres) dari internal KIB, maka publik akan menganggap bahwa koalisi tersebut merupakan koalisi kacangan dan cemen.

"Dengan demikian (usung kader internal KIB), publik akan apresiasi dan KIB berwibawa. Tapi kalau usung Ganjar misalnya, sudah bukan anggota koalisi dan kader PDIP, ini langgar fatsun politik dan akan diremehkan publik. Apalagi anggota koalisi ada di kabinet semua. KIB harus punya keberanian untuk tampil. Jangan sampe KIB menjadi Koalisi ini basa-basi, atau koalisi ini bohongan," pungkas Muslim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya