Berita

Analis politik, Hendri Satrio/Net

Politik

Hendri Satrio: Mau Jadi Presiden Pasti Ada Hambatannya, Jadi Jalani Saja

JUMAT, 02 DESEMBER 2022 | 17:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seseorang yang mau menjadi presiden dipastikan ada hambatannya. Untuk itu, calon presiden (capres) usungan Partai Nasdem, Anies Baswedan, diminta untuk menghadapinya dengan bersemangat.

Begitu yang disampaikan oleh pendiri lembaga survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio alias Hensat, menanggapi adanya hambatan yang dialami Anies saat hendak kunjungan ke beberapa daerah.

"Anies itu kan mau jadi presiden, nah kalau kemudian ada pencabutan-pencabutan izin yang beginian, terus kemudian mungkin ada hambatan-hambatan lain ya dijalani saja," ujar Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/12).


"Berjuang, kan dia mau besar mau jadi presiden, pasti ada hambatan-hambatannya," ujarnya.

Untuk itu, Hensat menilai, seharusnya dengan adanya hambatan tersebut, ditanggapi dengan pernyataan yang semangat, bukan malah memberikan narasi-narasi yang melow.

"Lagipula, kan tetap bisa jalan acaranya gitu. Jadi, narasinya kalau yang begini-begini itu, bukan narasi kaget atau kemudian misalnya narasi yang melow, tapi narasi yang bersemangat," pungkas Hensat.

Sebelumnya, rencana kunjungan Anies Baswedan pada hari ini, Jumat (2/12) mengalami kendala karena pencabutan izin penggunaan tempat. Namun, Anies tetap berangkat dan melakukan sejumlah agenda yang sudah disiapkan, meski mengalami beberapa perubahan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya