Berita

Reuni 212 bertajuk Munajat Akbar Indonesia Bershalawat di Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur/RMOL

Politik

Yusuf Martak: Mujahid 212 Rambutnya Hitam, Mukanya Tidak Berkerut

JUMAT, 02 DESEMBER 2022 | 08:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Narasi berbau politik turut terdengar dalam reuni 212 bertajuk Munajat Akbar Indonesia Bershalawat yang digelar di Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur, Jumat (2/12).

Salah satunya disampaikan Ketua Majelis Syuro PA 212, Yusuf Martak. Saat memberikan sambutan di depan para peserta aksi, Yusuf Martak turut menyinggung soal pemimpin berambut putih dan muka berkerut sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

"Insyaallah walaupun rambutnya hitam (peserta reuni 212), tapi peci-pecinya putih. Insyaallah antum semua pulang dengan bercahaya, tidak berkerut mukanya,” kata Yusuf Martak.


“Takbir!” teriak Martak disambut riuh dan pekikan “Allahu Akbar” massa 212.

Martak juga meminta seluruh peserta reuni 212 tetap tertib dan mengikuti acara hingga akhir.

“Insyaallah semua mujahid-mujahidah, para alim ulama, para tokoh-tokoh pejuang pulang ke rumahnya masing-masing dalam keadaan selamat sehat walafiat,” katanya.

Reuni 212 tahun ini turut dihadiri Habib Rizieq Shihab (HRS); putri Presiden kedua RI Soeharto, Titiek Soeharto; Ketua Umum PA 212, Abdul Qohar; hingga  Ketum Front Persaudaraan Islam (FPI) Muhammad Alatas serta sejumlah ulama 212 lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa 212 masih mengumandangkan shalawat.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya