Berita

Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) KPK, Cahya H. Harefa (kemeja putih) saat bagikan bantuan ke korban gempa Cianjur/RMOL

Hukum

Agar Tidak Dikorupsi, KPK Pelototi Distribusi Bantuan ke Korban Gempa Cianjur

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 19:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pendistribusian donasi dan bantuan bagi para korban bencana gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur dan sekitarnya dipelototi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya, agar bantuan dapat tepat sasaran dan tidak terjadi praktik-praktik tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) KPK, Cahya H. Harefa yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK saat menyerahkan bantuan yang dikumpulkan oleh pimpinan, Dewan Pengawas (Dewas), dan pegawai KPK, Rabu (30/11).

Cahya mengatakan, selain memberikan bantuan, KPK juga memberikan perhatian terhadap pendistribusian donasi bagi para korban bencana secara keseluruhan agar tepat sasaran dan tidak terjadi praktik-praktik tindak pidana korupsi.


"Dari histori penanganan perkara oleh KPK, pengelolaan dana bantuan kebencanaan menjadi salah satu modus tindak pidana korupsi para pihak yang menyalahgunakan kewenangannya. Kami tidak ingin hal ini terjadi, oleh karena itu KPK juga memberikan atensi dalam pendistribusian donasi bencana Cianjur ini," ujar Cahya kepada wartawan, Rabu (30/11).

Cahya menjelaskan, KPK melalui Kedeputian Koordinasi Supervisi serta Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, secara kontinyu akan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah Cianjur untuk memitigasi dan mencegah terjadinya risiko korupsi tersebut.

Untuk memperlancar pendistribusian donasi ini, Korpri KPK pun menggandeng para komunitas relawan setempat. Agar donasi yang disampaikan tersebut bisa segera terdistribusi langsung kepada para korban yang membutuhkan.

"Semoga teman-teman di Cianjur bisa tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini, dan yang terpenting tetap memiliki semangat untuk kembali pulih dan bangkit,” pungkas Cahya saat mengunjungi warga Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang yang menjadi salah satu wilayah terdampak parah dalam bencana tersebut.

Donasi tersebut disampaikan langsung oleh Cahya yang diterima oleh Bupati Cianjur Herman Suherman bersama Sekretaris Daerah Cecep S. Alamsyah di Pendopo Kabupaten Cianjur.

Donasi yang disampaikan tersebut berupa uang tunai maupun barang, seperti makanan dan minuman, pakaian, perlengkapan bayi dan anak-anak, peralatan ibadah, perlengkapan mandi, tikar, selimut, hingga tenda.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya