Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Muslim Arbi: Penunjukan Mardiasmo Jadi Komut Bank Muamalat Berbau KKN

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 08:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penunjukan Mardiasmo sebagai Komisaris Utama (Komut) Bank Muamalat memicu polemik, bahkan diduga unsur Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Sebab, Mardiasmo ditunjuk oleh orang-orang yang sebelumnya dijadikan oleh dirinya untuk duduk di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, yang dilakukan oleh Mardiasmo adalah perbuatan kongkalikong. Di mana, Mardiasmo ditunjuk sebagai Komut Bank Muamalat melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, yang mayoritas pemegang sahamnya adalah BPKH.

Sedangkan, orang-orang BPKH adalah yang dulu diseleksi oleh Mardiasmo saat menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi.


"Perbuatan itu jelas mengandung unsur KKN. Tidak patut dilakukan oleh pejabat Bank Muamalat yang berorientasi keummatan," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/11).

Muslim pun menilai bahwa perbuatan kongkalikong itu tidak patut dan tidak pantas. Bahkan, dapat membahayakan sistem perbankan yang berprinsip syariah.

"Semestinya harus memilih tenaga yang kompoten dan tidak bersinggungan dengan kepentingan politik," kata Muslim.

Praktik-praktik seperti itu, menurut Muslim, membuat umat menjadi curiga atas manajemen dana umat yang terhimpun di Bank Muamalat.

"Seharusnya Bank Muamalat menjauhkan diri dari pola rekrut menajemen demikian. Pola itu jauh dari prinsip syariah yang bersih, amanah, dan kompoten. Karena terkait dengan dana umat," pungkas Muslim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya