Berita

Ketua Golkar Jawa Timur, Mohammad Sarmuji/Net

Politik

Jokowi Beri Kode Capres Rambut Putih, Sarmuji: Tak Semua Rambut Putih Mikir Rakyat

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 10:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kriteria calon pemimpin yang disampaikan Presiden Joko Widodo, berambut putih dan dahi berkerut, menuai kontroversi. Bahkan kritikan pun terus berdatangan.

Salah satunya dari Ketua Golkar Jawa Timur, Mohammad Sarmuji, yang menyebut tidak semua orang yang berambut putih akan memikirkan rakyat.

"Tetangga saya rambutnya putih tapi tukang utang. Dahinya berkerut belum tentu memikirkan rakyat, tapi memikirkan yang lain," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (29/11).


Artinya, lanjut Sarmuji, dalam menerjemahkan pernyataan presiden Jokowi tersebut idealnya ditangkap substansinya saja.

"Substansi yang diinginkan pak Jokowi coba cari pemimpin yang mau turun ke bawah dan mau merasakan denyut nadi pikiran rakyat. Kalau tanda-tanda wajah banyak. Misalnya Airlangga Hartarto banyak tanda wajahnya sampai pelupuk matanya menghitam karena kebanyak memikirkan rakyat," jelasnya.

Sinyal pernyataan Presiden Jokowi tersebut, imbuh Sarmuji, pihaknya tidak hanya fokus pada rambut putih saja.

"Pak Jokowi menyebut dua hal dalam pernyataannya. Misalnya yang berkerut wajahnya. Saya mencari-cari pemimpin yang pas pernyataan itu ternyata ada di Pak Airlangga Hartarto," jelasnya.

Sarmuji yakin pernyataan Presiden Jokowi tersebut yang melontarkan ciri-ciri capres tersebut hanya untuk dimasukkan keranjang saja.

"Beberapa waktu lalu pak Prabowo hanya dimasukkan keranjang. Saat di HUT Golkar juga pak Airlangga Hartarto juga dimasukkan di keranjang. Dan sekarang pun jika rambut putih itu Pak Ganjar tentunya dimasukkan keranjang," jelasnya.

Dengan pernyataannya tersebut, Sarmuji melihat Presiden Jokowi ingin menawarkan kepada publik calon-calon yang benar-benar memikirkan rakyat.

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam acara ‘Nusantara Bersatu’ di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 26 November 2022 kembali menghangatkan situasi politik Indonesia. Jokowi memberi pesan untuk para relawannya agar berhati-hati memilih pemimpin Indonesia selanjutnya.

Menurut dia, pemimpin yang memikirkan rakyat terlihat dari penampilan fisiknya.

“Jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya. Kalau wajahnya cling, bersih, tidak ada kerutan, hati-hati. Lihat juga rambutnya, kalau rambutnya putih semua, wah mikirin rakyat ini,” ujar Jokowi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya