Berita

Polwan Divisi Humas Polri beri trauma healing bagi korban gempa di Kabupaten Cianjur/Ist

Presisi

Polwan Div Humas Polri Beri Trauma Healing Korban Gempa Cianjur

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 02:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri terus melakukan penanganan gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Selain terlibat dalam proses evakuasi dan mengirimkan sejumlah bantuan untuk warga yang terdampak gemla, Polri juga melakukan kegiatan trauma healing.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, kegiatan trauma healing penting dilakukan untuk mengobati psikologi para korban dan menghibur para korban.

Kali ini, kegiatan trauma healing dilakukan polisi wanita (polwan) Divisi Humas Polri. Adapun kegiatan trauma healing yang dilakukan yakni dengan mengadakan nonton bareng.


Dalam kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan tim psikologi Polda Jawa Barat dan didampingi staf biro Psikologi SSDM Polri. Anak-anak, orang dewasa dan lansia ikut dalam kegiatan trauma healing ini.

"Adapun kegiatan nonton bareng yang dilaksanakan oleh Polwan Divhumas Polri bersama warga di posko pengungsian Warungkondang, Cianjur. Sebanyak sekitar 100 orang ikut bersama dengan para orang tuanya," kata Dedi, Senin (28/11).

Dedi menuturkan, dengan diadakannya kegiatan trauma healing ini diharapkan kondisi psikologisnya membaik pasca gempa. "Total tim trauma healing telah melayani 21 posko dan data anak-anak yang telah dilayani sekitar 900 anak-anak dan sekitar 400 orang dewasa," katanya.

Selain memberikan trauma healing, Polri juga membagikan bingkisan parcel untuk anak-anak berisi mainan dan snack. Untuk para ibu-ibu juga diberikan kebutuhan khusus wanita yang dalam pengungsian sangat dibutuhkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya