Berita

Pasukan Khusus India dan Indonesia yang mengikuti Latihan Militer Bersama Garuda Shakti/Net

Dunia

Tingkatkan Interoperabilitas, Pasukan Khusus India-Indonesia Gelar Latihan Militer Garuda Shakti

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 18:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Latihan militer gabungan Garuda Shakti ke-8 kembali digelar oleh pasukan khusus India dan Indonesia untuk meningkatkan interoperabilitas pertahanan kedua negara.

"Latihan #GarudaShakti 2022 Pelatihan Peperangan Hutan & latihan taktis untuk Intervensi Ruangan dipraktikkan selama latihan bersama yang sedang berlangsung, untuk berbagi praktik terbaik dan meningkatkan interoperabilitas," cuit Komando Barat Daya Angkatan Darat India di Twitter pada Jumat (25/11).

Dalam siaran persnya, Kementerian Pertahanan India mengatakan latihan bersama itu akan membuat kedua pasukan lebih mengenal satu sama lain, berbagi pengalaman dan latihan tempur untuk melawan kegiatan teror, operasi keamanan regional, dan operasi penjaga perdamaian di lingkungan internasional.


"Latihan ini merupakan tonggak penting lainnya dalam memastikan hubungan baik antara kedua negara dan langkah maju lainnya untuk memastikan keamanan regional," ungkap laporan tersebut seperti dimuat ANI News.

Garuda Shakti telah dimulai pada Senin (21/11) dan akan berlangsung selama 13 hari ke depan di area pelatihan Sangga Buana, Karawang, Indonesia.

Latihan itu mencakup orientasi untuk meningkatkan keterampilan pasukan khusus dan berbagi informasi tentang peralatan militer, inovasi, taktik, teknik, dan prosedur.

Selain itu, Kontingan Khusus kedua negara juga memperoleh banyak pelajaran dari berbagai operasi, termasuk operasi pasukan khusus di medan hutan dan serangan di kamp-kamp teroris.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya