Berita

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Alvin Lie: Pernyataan Menkes Melukai Perasaan Kami yang Disiplin Bayar Iuran BPJS

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang meminta agar masyarakat mampu tidak membebani BPJS Kesehatan dianggap telah melukai perasaan warga yang rajin membayar iuran BPJS.

Adapun permintaan itu disampaikan Menkes Budi lantaran ingin pembayaran BPJS Kesehatan diprioritaskan kepada masyarakat yang memang tidak mampu. Sementara masyarakat mampu diharap tidak membebani negara dengan membayar sendiri melalui asuransi swasta.

“Pernyataaan Menkes tidak adil dan melukai perasaan kami yang selama ini disiplin bayar iuran walau sama skali tidak pernah gunakan hak peserta. Apa alasan kami dianggap membebani BPJS? Kami justru meringkankan beban BPJS? Bertahun-tahun saya jadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri,” kata Alvin Lie kepada redaksi, Kamis (23/11).


Alvin Lie menegaskan pihaknya yang masuk kategori mampu pun setiap bulan disiplin bayar iuran tepat waktu. Dia memastikan tidak pernah sekalipun memakai BPJS untuk biaya perawatan kesehatannya maupun keluarga.

“Saya yakin sangat banyak peserta BPJS yang seperti saya Mengapa orang-orang seperti saya justru dinilai membebani BPJS?” sesalnya.

Alvin Lie justru meminta Menkes transparan buka data berapa banyak peserta BPJS, terutama yang mandiri, yang selama ini tidak pernah gunakan haknya.

“Lantas uang iuran yang kami bayar selama ini untuk apa?” cetusnya.

Bagi Alvin Lie yang sudah punya asuransi kesehatan swasta tapi tetap diwajibkan ikut BPJS, sebenarnya justru dibebani BPJS karena tetap bayar iuran walau sama skali tidak gunakan hak peserta.

“Kok malah dibilang membebani BPJS? Di mana membebaninya? Logika apa yang dipakai?” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya