Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP diangkat Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan/Net

Politik

Plt Ketum PPP Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 10:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Satu jabatan baru di pemerintahan, yakni Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan diduduki Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono.

Mardiono diangkat dalam jabatan tersebut oleh Presiden Joko Widodo dengan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) 48/M/2022 tentang Pengangkatan Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan.

Secara resmi, Jokowi menggelar pelantikan Mardiono dalam jabatan baru itu bersamaan dengan pelantikan Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi menggantikan Aswanto, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/11).


"Mengangkat saudara Muhammad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, dna kepadanya diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Nanik Purwati membacakan Keppres 48/M/2022.

Setelah pembacaan Keppres tersebut oleh Nanik, Jokowi langsung mendiktekan sumpah jabatan Mardiono. Ini berbeda dengan pelantikan Guntur Hamzah yang tidak didiktekan ketika membacakan sumpah jabatannya.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD NRI 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," baca Jokowi mendiktekan Mardiono.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjujung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian akhir bunyi sumpah jabatan Mardiono didiktekan Jokowi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya