Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah/Net

Dunia

Respons Ledakan Rudal di Polandia, Kemlu: Posisi Indonesia Konsisten Mendukung dengan Cara Damai

RABU, 16 NOVEMBER 2022 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ledakan rudal yang menyasar sisi timur perbatasan Polandia dan Ukraina, menjadi ramai diperbincangkan, terutama oleh para para pemimpin NATO dan G7 yang segera melakukan pertemuan darurat di sela-sela acara KTT G20 di Bali pada Rabu (16/11).

Sebagai tuan rumah, Indonesia telah mengkonfirmasi adanya rapat tersebut dan juga memaklumi penyelenggaranya sebagai bagian dari dinamika yang kerap terjadi di KTT G20.

"Kita mengikuti, memang ada emergency meeting yang dilakukan oleh G7+. itu bagian dari dinamika yang sekarang terjadi pada saat konferensi internasional," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah.


Menanggapi jatuhnya rudal yang menewaskan dua warga Polandia itu, Jubir menyerukan agar pihak yang berselisih dapat tetap menempuh langkah-langkah perdamaian.

"Indonesia senantiasa menyerukan agar pihak-pihak yang katakan lah berseberangan pada saat ini untuk mengupayakan cara-cara damai," ucap Jubir.

Jubir juga menekankan jika posisi Indonesia akan tetap sama dalam merespon ancaman keamanan di Uni Eropa.

"Tentunya berangkat dari politik luar negeri bebas aktif Indonesia senantiasa konsisten mengupayakan mengharapkan kata kan lah suatu kondisi internasional yang baik dan kondusif bagi negara-negara dunia pada umumnya," tegasnya.

Terlepas dari situasi di Polandia saat ini, Jubir menyatakan agenda G20 di hari kedua akan terus digelar sebagai mana mestinya, meskipun ada penyesuaian yang biasa terjadi dalam sebuah acara.

"Kita tetap menjalankan ketentuan G20 untuk hari ini," pungkasnya.

Saat ini, pihak NATO sedang menyelidiki ledakan yang terjadi di sebuah desa Polandia dekat perbatasan Ukraina yang terjadi pada Selasa (15/11).

Terdapat indikasi kuat jika Rusia berada di balik serangan tersebut, karena ledakan rudal di Polandia terdeteksi bersamaan dengan peluncuran rudal Rusia di Ukraina.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya