Berita

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal (Purn) Budi Gunawan/Net

Politik

Anies-BG Perkawinan Akademisi dan Kepolisian yang Menjual

RABU, 16 NOVEMBER 2022 | 12:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Munculnya wacana perkawinan politik untuk Pilpres 2024 antara mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal (Purn) Budi Gunawan mendapat respon positif dari publik.

Salah satunya disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/11).

Menurut Jerry, kedua tokoh ini bisa menjadi perpaduan yang menjual untuk perhelatan Pilpres 2024, mengingat latar belakang yang dimiliki keduanya berbeda namun bisa saling melengkapi.


"Anies-BG ini menarik dan menjual juga ya, karena Anies mantan Gubernur atau birokrat yang sekaligus akademisi, dan BG dari Kepolisian," ujar Jerry.

Meski ada kemungkinan keduanya berpasangan untuk maju di 2024 sebagai capres dan cawapres, Jerry memandang perlu bagi BG untuk bisa mendapat restu dari tokoh politik kawakan nasional.

"Budi harus seiizin Megawati. Tapi semua melalui mekanisme, koordinasi dan konsolidasi," ucapnya.

Doktor komunikasi politik jebolan America Global University ini menyarankan BG meminta restu ke Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri adalah karena selama ini dia dikenal sebagai seseorang yang cukup dekat secara individual politik dengan partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Bakal menjadi kerikil yang menghambat juga kalau PDIP mendukung BG, karena Megawati harus mengorbankan Puan Maharani," demikian Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya