Berita

Ledakan bom terjadi di Istanbul, Turki/Net

Dunia

Turki Salahkan Militan Kurdi atas Ledakan Bom Istanbul

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Turki menyalahkan militan Kurdi atas ledakan yang terjadi di Istanbul hingga menewaskan enam orang dan puluhan orang terluka. Sejauh ini polisi telah menahan 22 tersangka, termasuk orang yang memasang bom.

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan perintah untuk menyerang Jalan Istiklal Istanbul datang dari Kobani, sebuah kota di Suriah utara. Selama beberapa tahun terakhir, pasukan Turki telah melakukan operasi terhadap milisi YPG Kurdi Suriah di Kobani.

"Kami telah mengevaluasi bahwa instruksi untuk serangan datang dari Kobani," kata Soylu pada Senin (14/11).


"Orang yang melakukan kejadian, meninggalkan bom, ditahan. Sebelumnya, sekitar 21 orang lainnya telah ditahan," lanjutnya, menambahkan bahwa pengebom telah melewati Afrin, wilayah lain di Suriah utara.

Laporan televisi menunjukkan gambar seseorang, yang tampaknya seorang perempuan, meninggalkan paket di bawah pot bunga di Jalan Istiklal, tempat populer bagi turis.

Serangan itu membuat 50 orang dibawa ke rumah sakit, meski telah dipulangkan.

Istanbul telah menjadi sasaran di masa lalu oleh militan Kurdi, Islamis, dan sayap kiri. Sebuah cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) mengklaim pemboman kembar di luar stadion sepak bola Istanbul pada Desember 2016 yang menewaskan 38 orang dan melukai 155 lainnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya