Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bukan Lagi China, India Akan Jadi Penerima Visa AS Terbanyak ke-2

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India diproyeksikan akan segera menggantikan China sebagai negara yang mendapat jumlah visa Amerika Serikat (AS) terbanyak kedua, setelah Meksiko.

Kedutaan Besar AS di New Delhi menyebut pihaknya memperkirakan India akan melampaui China dalam mendapat jumlah visa AS pada 2023.

"Setelah Meksiko, India diharapkan menempati peringkat nomor 2 dalam penerbitan visa AS," ujar pejabat di kedubes, seperti dimuat ANI News.


Pejabat senior Kedutaan Besar AS di New Delhi mengumumkan bahwa mereka membuka 100 ribu slot pada pertengahan November untuk berbagai jenis visa.

“India adalah prioritas nomor satu untuk Washington saat ini. Kami memiliki kategori besar pada pelajar, pekerja teknologi tinggi, turis, dan bisnis," tambah pejabat itu.

Pada Oktober, Kedubes AS telah menerbitkan 100 ribu janji temu untuk kategori visa kerja H dan L, serta untuk anggota keluarga mereka.

“Menanggapi tingginya permintaan untuk visa berbasis pekerjaan, Misi AS ke India baru-baru ini merilis lebih dari 100 ribu janji temu untuk pekerja H&L dan keluarga mereka,” cuit Kedubes AS.

Penambahan visa ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar mengangkat masalah penundaan visa dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bulan lalu.

Menurut Kedubes AS, selama sembilan bulan pertama tahun 2022 pihaknya telah memproses lebih dari 160 ribu visa H dan L dan akan terus memprioritaskan pekerja H dan L untuk janji temu visa jika sumber daya memungkinkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya