Berita

Pelajar perempuan Afghanistan/Net

Dunia

Medsos Afghanistan Dibanjiri Kampanye "Biarkan Perempuan Belajar"

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Media sosial dibanjiri kampanye agar Taliban mengembalikan hak-hak perempuan dan anak perempuan Afghanistan, khususnya dalam mengejar pendidikan.

"Let Afghan Girls Learn" atau "Biarkan Perempuan Afghanistan Belajar" menjadi kampanye yang digelorakan di media sosial. Mereka menuntut Taliban untuk mengizinkan kembali para siswi ke sekolah menengah.

Dikutip dari TOLO News, kampanye itu muncul menjelang ujian Kankor, yang menentukan untuk masuk ke universitas.


Pihak penyelenggara kampanye, Obaidullah Bahir mengatakan perempuan-perempuan di Afghanistan telah berkompromi dengan aspirasi mereka sejak Taliban menguasai negara itu.

Menurut beberapa siswa, karena sekolah perempuan ditutup, mereka tidak dapat mengikuti ujian Kankor, membuat masa depan mereka tidak pasti.

Para siswa ini sudah mengajukan petisi kepada Taliban untuk membuat sekolah menengah khusus perempuan sehingga mereka bisa masuk untuk ujian Kankor berikutnya.

“Kami hanya ingin sekolah dibuka, kami khawatir tentang masa depan kami, kami ingin sekolah dibuka agar kami dapat belajar,” kata seorang siswi kelas 12, Nazanin.

"Siswa kelas 11 yang naik ke kelas 12 tidak punya masa depan, siswa kelas 12 yang sedang belajar untuk mempersiapkan Kankor juga sial," kata Lima, siswa lainnya.

Taliban telah memberlakukan pembatasan kejam pada hak atas kebebasan berekspresi, berserikat, berkumpul, dan bergerak bagi perempuan dan anak perempuan.

Keputusan Taliban untuk melarang siswa perempuan di atas kelas enam pergi ke sekolah telah menuai kritik luas di tingkat nasional dan internasional.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Melangkah Penuh Harapan, Pertamina Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:10

Cerita Tobat Mantan Penambang Ilegal Pongkor

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:59

KPK: Tidak Ada Informasi Fadia Arafiq Ditangkap saat Bersama Gubernur Jateng

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:43

Antisipasi Perang Dunia, AHY Ajak Perkuat Soliditas Hadapi Skenario Terburuk

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:40

Tips Mudik Aman dan Nyaman Tanpa Khawatirkan Rumah Kosong

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:17

Presiden Prabowo Batal Hadir Bukber Partai Demokrat

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:09

Tak Benar MBG Ganggu Anggaran Pendidikan

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:02

Sudah Dibuka, Ini Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Pertamina

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:53

Spesifikasi Xiaomi 17 dan Daftar Harganya di Indonesia

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:38

Gubernur Jateng Bantah Bersama Bupati Pekalongan saat OTT KPK

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya