Berita

Salah satu rangkaian pertemuan G20 di bawah presidensi Indonesia/Net

Politik

Tinggal Menghitung Hari, Indonesia Siap Gelar KTT G20

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 12:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dalam dua hari ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Bali pada 15-16 November. Secara keseluruhan, pemerintah telah memastikan kesiapan Indonesia untuk menerima tamu-tamu G20.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, posisi Indonesia sebagai Presidensi G20 pada 2022 memberikan banyak manfaat positif terhadap ekonomi nasional.

“Dari segi recognition, Indonesia akan menjadi perhatian dunia,” kata Airlangga pada Sabtu (12/11).


Terlebih, ia mengatakan, ekonomi Indonesia tumbuh impresif yakni sebesar 5,72 persen tahun per tahun pada kuartal III/2022, ketika G20 Indonesia berlangsung.

“Disamping itu, pemerintah berhasil menekan tingkat inflasi menjadi 5,7 persen pada Oktober 2022, sehingga performa Indonesia dalam kondisi yang baik untuk memimpin KTT G20," lanjut Airlangga.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh masyarakat untuk bisa terus menjaga citra baik Indonesia di mata dunia.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga wajah Indonesia di mata dunia selaku tuan rumah sekaligus Keketuaan G20 tahun ini,” ucapnya.

Dengan dipilihnya Bali sebagai tuan rumah KTT G20, Luhut berharap dunia dapat pulih bersama, bangkit lebih kuat, serta bergotong-royong membawa perdamaian.

 Bali memberikan aura persahabatan, Bali memberikan aura perdamaian,” tambah Luhut.

Meski begitu, ia menekankan, gelaran KTT G20 bukan hanya memberikan manfaat ekonomi nasional pada Bali, tetapi juga meningkatkan kepercayaan internasional pada Indonesia yang memiliki peran strategis dalam percaturan global.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya