Berita

Propagandis terkemuka Rusia sekaligus sekutu Putin, Vladimir Solovyov/Net

Dunia

Setelah Kekalahan Kherson, Sekutu Putin Dorong Perang Skala Penuh ke Eropa

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 09:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekalahan Rusia atas Kherson yang sebelumnya berhasil mereka duduki menjadi cambuk bagi pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Terlebih Rusia telah menganeksasi Kherson bersama dengan tiga wilayah Ukraina lainnya.

Murka dengan kekalahan tersebut, propagandis terkemuka Rusia sekaligus sekutu Putin, Vladimir Solovyov menuntut agar Moskow meluncurkan perang skala penuh ke Eropa.

Solovyov berpendapat, Rusia perlu melipatgandakan aksi militernya, dan menambah kekuatan militer mereka menjadi lebih besar.


"Moskow perlu mengakui bahwa kami membutuhkan tentara yang berbeda," ujarnya dalam sebuah klip video yang dikutip Newsweek, Sabtu (12/11).

Menurut Solovyov, Rusia harus meluncurkan perang skala penuh di Eropa. Itu perlu dilakukan agar NATO mundur dan kembali ke garis batas 1998-1999.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut kekalahan Putin di Kherson merupakan hari bersejarah bagi bangsanya.

Kherson sendiri merupakan pusat kota terbesar yang ditaklukkan oleh Rusia sejak meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari. Kherson juga menjadi satu-satunya ibukota regional yang direbut pasukan Rusia. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya