Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

KIB Bisa Buat Kejutan, Gandeng PDIP Lalu Usung Ganjar-Airlangga

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 09:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum juga mengungkapkan nama calon presiden (capres) yang bakal didukung pada Pilpres 2024. Padahal Partai Nasdem yang belum resmi menjalin koalisi sudah berani mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai ada dua faktor yang menyebabkan KIB belum juga mengusung calon presiden.

“Pertama, tidak ada tokoh menonjol di KIB yang cukup kuat dijadikan capres, sehingga diperlukan tokoh di luar koalisi, tetapi harus sepengetahuan dan restu Jokowi,” ucap Dedi kepada wartawan, Minggu (13/11).


Meski demikian, Dedi juga mengungkapkan kemungkinan KIB akan segera memilih calon capres, mengingat sudah ada dua nama yang hampir dipastikan maju di Pilpres 2024.

"Kedua, saat ini mengingat sudah terlihat lebih jelas dua tokoh kemungkinan terusung, Prabowo dan Anies, maka KIB bisa saja mulai menentukan pilihan siapa yang akan diusung,” ujarnya.

Menurutnya, KIB bisa saja membuat kejutan ketika PDI Perjuangan berhasil dirayu dan menjadi mitra koalisi. Dengan begitu KIB bersama PDIP bisa mengusung duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartato sebagai capres dan cawapres.

"Kejutan itu kemudian mengarah pada dua hal pula, mengenalkan tokoh capres dan mitra baru. Tokoh dan mitra baru itu bisa saja Ganjar Pranowo dan PDIP. Sementara KIB akan mengisi cawapres dan itu pilihan terbaiknya adalah Airlangga Hartarto,” demikian Dedi.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya