Berita

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Executive Chairman World Economic Forum (WEF) Profesor Klaus Schwab di sela-sela KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja pada Sabtu (12/11)/Net

Dunia

Bertemu Petinggi WEF, Jokowi Pamer Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Global

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah krisis global yang terjadi hari ini, kondisi ekonomi dunia semakin sulit, bahkan muncul ancaman resesi pada tahun depan. Meski begitu ekonomi Indonesia tetap diproyeksikan tumbuh.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo ketika bertemu dengan Executive Chairman World Economic Forum (WEF) Profesor Klaus Schwab di sela-sela KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja pada Sabtu (12/11).

Pada kesempatan itu, Jokowi menyinggung soal kondisi ekonomi dunia yang saat ini masih menghadapi situasi yang sulit ditambah dengan adanya ancaman resesi ekonomi dunia tahun depan.


“Berbagai krisis termasuk perang di Ukraina sebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, tapi di tengah kondisi tak menentu ini alhamdulillah ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh tahun ini dan tahun depan,” ujarnya, seperti dikutip dari Sekretariat Kabinet.

Lebih lanjut, Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Schwab yang telah mengusulkan dirinya sebagai penerima Global Citizen Award.

Jokowi juga mengapresiasi komitmen Schwab untuk menghadiri KTT G20 di Bali pada 15-16 November mendatang.

Selama pertemuan, Jokowi ditemani oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya