Berita

Bendera negara-negara G20/Net

Dunia

Rusia Diyakini Akan Bombardir Ukraina Selama KTT G20

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 06:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia diyakini akan melakukan provokasi, termasuk serangan rudal besar-besaran di Ukraina, selama berlangsungnya KTT G20 di Bali, Indonesia pada 15-16 November.

Jurubicara Komando Angkatan Udara Ukraina, Yuriy Ihnat mengungkap pihaknya telah memperkirakan serangan besar-besaran Rusia mengingat bulan sebelumnya juga telah terjadi hal demikian.

"Mereka tidak mampu untuk terus-menerus meluncurkan serangan besar-besaran seperti pada 10 Oktober. Pada bulan Oktober ada empat serangan rudal (besar-besaran), yang terbesar pada 10, 17, dan 23 Oktober," ujarnya, seperti dikutip euromaidanpress, Minggu (13/11).


"Mereka menimbun. Peristiwa semakin dekat, terutama serangan (selama) KTT G20. Mereka sangat suka melakukan serangan provokasi akhir-akhir ini," lanjutnya.

Pada saat yang sama, Ihnat juga mencatat bahwa Rusia telah kehabisan cadangan misilnya.

Saat ini Moskow diyakini tengah menunggu untuk mengumpulkan beberapa kekuatan dan peralatan.

"Mereka sedang menunggu perusahaan mereka untuk memproduksi rudal tersebut, mungkin, Iskander dan Kh-101,” ucap Ihnat.

Pemerintah Rusia sendiri telah memastikan ketidakhadiran Presiden Vladimir Putin di Bali dalam KTT G20. Alih-alih, Putin akan digantikan oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. Meski begitu, Putin diperkirakan berpartisipasi secara daring dalam satu pertemuan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya