Berita

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/RMOLNetwork

Politik

Saiful Anam: Ahok Harusnya Fokus Turunkan Harga BBM Dibanding Ngomong Politik

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Basuki Tjahaja Purnama harusnya tidak terlalu jauh berbicara politik mengingat jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero).

Alih-alih berbicara politik yang cenderung menjelekkan pihak lain, Ahok seharusnya fokus untuk menurunkan harga BBM yang kini dikeluhkan masyarakat.

"Kalau mau profesional pada jabatan yang disandangnya, Ahok semestinya tidak lantas menjelekkan bahkan mengeksplor narasi yang dapat menyinggung orang lain," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/11).


Sebagai petinggi BUMN, Ahok harusnya lebih fokus kepada hal-hal yang menjadi harapan publik, yaitu keterjangkauan harga BBM, bukan malah memberikan narasi yang dapat memberikan dampak buruk bagi publik.

"Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah harga BBM turun, bukan malah seperti saat ini subsidi dikurangi sehingga berdampak kepada harga-harga lainnya," kata Saiful.

Saiful menilai, jika saja harga BBM sesuai dengan harapan rakyat, maka publik akan lebih menilai Ahok dapat memberikan manfaat bagi rakyat.

"Namun apabila seperti saat ini, maka belum perlu bagi yang bersangkutan untuk mengomentari hal-hal yang bukan merupakan tugas dan fungsi yang bersangkutan sebagai komisaris BUMN," pungkas Saiful.

Belum lama ini, Ahok melontarkan narasi yang terkesan menyerang Gubernur DKI Jakarta penggantinya, yakni Anies Baswedan meski tak menyebutkan nama.

"Kita bersyukur 5 tahun Tuhan izinkan kasih ke orang yang pintar ngomong untuk kerja. Iya itu kita syukuri, kita bersyukur," kata Ahok saat hadir dalam pertemuan para relawan Pilgub DKI 2017 di Cilandak Townsquare, Jakarta, Minggu (6/11).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya