Berita

Ilustrasi barang palsu/Net

Dunia

China Musnahkan 3.000 Ton Barang KW, Seharga Rp 1 Triliun

KAMIS, 10 NOVEMBER 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas China telah menghancurkan 3.000 ton produk KW alias palsu dari sejumlah merek ternama dunia, seperti Nike hingga Louis Vuitton.

Aksi pemusnahan massal barang KW ini dilakukan dalam sebuah acara yang digelar secara serentak di 17 provinsi dan kota pada Kamis (10/11). Ini menjadi bagian dari Pekan Publisitas Kebijakan Persaingan Adil China 2022.

Dikutip dari CCTV, secara keseluruhan, 3.000 ton produk palsu tersebut bernilai hingga 500 juta yuan atau setara dengan Rp 1 triliun. Mereka dibakar, dibongkar, atau dibuang ke tempat pembuangan sampah.


Barang-barang yang diangkut juga termasuk merek alkohol dalam kemasan dari Treasury Wine Estates dan Kweichow Moutai.

Menurut Adiministrasi Negara untuk Peraturan Pasar, langkah pemusnahan massal barang-barang KW dilakukan untuk menindak pelanggaran pasar.

Pemusnahan barang KW tidak jarang terjadi di China, yang dikenal sebagai produsen produk palsu.

Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan memperkirakan perdagangan global produk palsu mencapai 464 miliar dolar AS pada 2019. Kemunculan e-commerce juga meningkatkan pertumbuhan penjualan barang-barang palsu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya