Berita

Kuat Maruf duduk sebagai terdakwa di persidangan dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J/Net

Hukum

Kuat Maruf Bantah Kesaksian Susi Soal Cekcok dengan Brigadir J

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 19:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesaksian Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi soal cekcok Kuat Maruf dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J) saat kejadian Putri Candrawathi tergeletak di rumah Magelang, Jawa Tengah, dibantah.

Kuat membantah kesaksian Susi tersebut dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan 10 saksi untuk terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Saat dibeirkan kesempatan berbicara oleh Majelis Hakim usai para saksi memberikan keterangan, Kuat menyatakan dugaan cekcok dirinya dengan Brigadir J tidak ada.


Pasalnya, dia menegaskan bahwa bahasa 'jangan naik satu langkah lagi' yang dalam kesaksian Susi disampaikan Kuat kepada Yoshua untuk melarang menghampiri Putri di kamarnya di rumah Magelang, adalah tidak benar.

"Untuk saudara Susi, saya tidak pernah ada bahasa 'jangan naik satu langkah lagi'," ujar Kuat.

Mendengar bantahan Kuat, Majelis Hakim langsung menanyakan kepada Kuat tentang apa yang disampaikannya kepada Brigadir J kala itu.

"Waktu di Magelang tidak ada bahasa seperti itu?" tanya Hakim.

"Sudah itu saja, Yang Mulia," sambar Kuat menjawab.

Dalam sidang sebelumnya, Susi sempat menceritakan situasi ketika Putri Candrawathi tergelatak di kamarnya. Pengakuannya, saat itu istri Sambo ini sakit sehingga tidak kuat untuk berdiri.

"Saat saudara melihat Putri Candrawathi duduk tergeletak saudara Kuat naik ke atas sembari mengancam korban (Brigadir J)?" tanya Majelis Hakim dalam Sidang lanjutan pada Selasa kemarin (8/11).

"Siap, sambil berkata, 'Yos jangan naik ke atas' gitu," kata Susi mengaku.

Sampai di situ, Majelis Hakim kembali mencecar Susi dengan menanyakan kembali pernyataan yang disampaikan Kuat kepada Brigadir J.

"Bagaimana dia (Kuat) menyampaikan?" tanya Hakim meminta penjelasan lebih detail.

Susi pun menyebutkan secara gamblang bahasa yang disampaikan Kuat kala itu.

"Om Kuat berkata kepada Om Yoshua, 'Yos, jangan naik ke lantai 2, jangan naik satu langkah ke tangga' gitu," urainya.

Lebih lanjut, Majelis Hakim kemali menanyakan kepada Susi soal bahasa yang mengancam disampaikan Kuat kepada Brigadir J, sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Perkara (BAP).

"(Kalau perkataan) 'atau aku bunuh kamu?" tanya Hakim.

"Kalau (perkataan) 'bunuh'-nya saya tidak dengar," ucap Susi mengaku.

"Kemarin saudara bilang begitu," cecar Hakim menimpali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya