Berita

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

China dan Rusia Diyakini Akan Bangun Aliansi, Pentagon: AS Harus Bersiap

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dan Rusia diyakini akan membangun sebuah aliansi, alih-alih kemitraan yang selama ini mereka kumandangkan. Dugaan itu semakin kuat lantaran hubungan keduanya yang kian erat di tengah perang yang terjadi di Ukraina.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Colin Kahl kepada wartawan pada Selasa (8/11), seperti dimuat Navy Times.

Ia mengatakan AS harus bersiap menghadapi hubungan Rusia dan China yang semakin dalam, khususnya setelah Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin menandatangani kemitran strategis tanpa batas hanya beberapa hari sebelum Rusia menginvasi Ukraina.


“Mereka benar-benar jauh lebih bersedia untuk memberi sinyal bahwa hal ini sedang menuju aliansi daripada kemitraan yang dangkal,” kata Kahl.

Kahl juga menyoroti latihan militer gabungan Rusia dan China yang melibatkan lebih dari 50 ribu tentara selama seminggu di awal September.

"China tampaknya memandang Rusia sebagai penyeimbang bagi AS, sementara Rusia, yang dikurung oleh sanksi Barat dan kontrol ekspor, semakin tidak punya tempat lain untuk dituju dan dapat semakin bergantung pada China secara ekonomi, teknologi, dan berpotensi militer,” jelas Kahl.

Meski begitu, Kahl juga menilai saat ini China masih waspada dengan perangkap sanksi AS sehingga Xi mengkritik perang, meski tidak menyebut nama Rusia.

Dengan munculnya aliansi Rusia dan China sebagai pemain utama kekuatan nuklir, Kahl lebih lanjut mengatakan AS harus menghentikan permainan agar tidak memasuki perlombaan senjata tanpa akhir.

“Kita seharusnya tidak memikirkannya bahwa jika Rusia memiliki 2.000 senjata nuklir dan China sebagai 1.000 senjata nuklir, Amerika Serikat membutuhkan 3.001," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya