Berita

Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin/Net

Politik

Apresiasi JHF, Maruf Amin Dorong Ekonomi Syariah Membawa UMKM Tembus Pasar Global

SENIN, 07 NOVEMBER 2022 | 16:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelaran 2nd Jogja Halal Festival (JHF) yang berlangsung sejak 3 hingga 6 November diproyeksikan sebagai ancang-ancang penyelenggaraan JHF ke-3 di tingkat internasional pada 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden RI, Maruf Amin usai membuka JHF yang digelar di Jogja Expo Center, Bantul, DIY.

Wapres Maruf Amin meyakini, sektor industri halal di wilayah Yogyakarta akan melonjak pesat dengan dorongan dan kepedulian multipihak.


"MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) DIY menghadirkan kegiatan seperti JHF dalam rangka menyediakan ekosistem halal yang ramah UMKM," kata Maruf Amin.

Adapun JHF yang digelar MES telah mendapat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Setidaknya, JHF tahun ini dikunjungi lebih dari 32 ribu orang dan 200 lebih tenant.

Maruf yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat MES ini memaparkan empat strategi agar transformasi ekonomi syariah di wilayah DIY makin berdampak untuk masyarakat.

Pertama, MES perlu mendorong kolaborasi untuk menjembatani usaha besar dan UKM, termasuk memfasilitasi agar makin banyak UKM di wilayah DIY yang mampu mengekspor produknya ke pasar global.

Kedua, dibutuhkan sinergi dalam penyediaan akses ke layanan keuangan syariah yang mudah dijangkau oleh para pelaku usaha pada sektor industri halal.

Ketiga, mobilisasi dana sosial syariah (zakat, infak, sedekah, dan wakaf) perlu digerakkan sebagai elemen penting dalam transformasi ekonomi syariah.

“Saya terus mendorong agar gerakan nasional wakaf uang diteruskan menjadi gerakan wakaf uang pada masing-masing daerah,” tutur Wapres.

Terakhir, Wapres berpesan agar DIY segera membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) sebagai kepanjangan tangan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk lebih menggali dan memberdayakan potensi ekonomi syariah di daerah.

“Langkah tersebut sekaligus akan mendorong daerah menjadi kantong pertumbuhan dan ujung tombak pemerataan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya