Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Net

Politik

KIB Berpeluang Menang Jika Usung Airlangga Jadi Capres

SENIN, 07 NOVEMBER 2022 | 08:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan perpaduan suara antara partai politik (parpol) Golkar, PAN, dan PPP, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diyakini dapat memenangkan Pilpres 2024 jika mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres).

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dari segala aspek, KIB paling pas memajukan Airlangga selaku Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar sebagai capres.

"Dengan perpaduan suara antara parpol Golkar, PAN dan PPP saya kira KIB berpeluang untuk memenangkan pilpres dengan mengusung Airlangga sebagai capres pada kesempatan 2024 mendatang," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/11).


Karena kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika melihat dari pengalaman eksekutif dan legislatif, sosok Airlangga sudah tidak diragukan lagi. Apalagi, saat ini Airlangga menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, yang sangat mengerti dan paham tentang kondisi perekonomian bangsa.

"Tidak hanya itu, sebagai parpol yang perolehan suara paling banyak dari parpol KIB lainnya, Golkar objektif apabila kadernya dimajukan sebagai capres KIB," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya