Berita

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak/Net

Dunia

Oposisi Inggris: Akhirnya Terungkap, Janji Rishi Sunak Ternyata Tidak Lebih dari Kata-kata Kosong

SENIN, 07 NOVEMBER 2022 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belum lama menjabat, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menghadapi kritikan pedas karena memberi dukungan kepada Gavin Williamson, seorang menteri yang diduga telah melakukan intimidasi terhadap sesama anggota parlemen.

Gavin Williamson dituduh mengirim pesan berisi sumpah serapah kepada mantan kepala cambuk, atau penegak Partai Konservatif, Wendy Morton,  yang mengeluh karena tidak diundang ke pemakaman Ratu.

Tidak terina dengan sikap Williamson, Morton akhirnya mengajukan keberatannya secara resmi kepada partai yang memerintah. Menteri urusan kantor kabinet, Oliver Dowden, mengatakan bahwa pesan Williamson dikirim dalam keadaan emosional.


"Saat itu situasinya sedang panas, dan dia dalam suasana yang kacau.  Saya pikir dia sekarang sudah lebih tenang dan menyadari kekeliruannya, dan dia menyesal melakukannya," kata Dowden kepada Sky News, Minggu (6/11).

"Dia seharusnya tidak mengirim pesan-pesan kasar itu. Perdana Menter nampaknya meyakini itu, dia mempercayai Williamson," tambahnya.

Keluhan Morton muncul hanya beberapa hari setelah Sunak mengangkat kembali Suella Braverman sebagai menteri dalam negeri setelah dia dipecat oleh pendahulunya karena melanggar aturan keamanan email.

Sejak menjadi perdana menteri ketiga Inggris, dalam dua bulan ini Sunak mendapat banyak tekanan.

Braverman dipecat oleh pendahulu Sunak karena melanggar aturan keamanan email. Awal pekan ini, Braverman menghadapi kritik keras karena menggambarkan kedatangan pencari suaka sebagai invasi. Anggota parlemen telah memperingatkannya soal resiko  menggunakan bahasa yang menghasut.

Angela Rayner, wakil pemimpin oposisi utama Partai Buruh, menyoroti bahwa Sunak ternyata tidak mampu memenuhi janjinya untuk menciptakan kedamaian dan memulihkan integritas, karena memberi dukungan kepada orang-orang yang berisiko merusak perdamaian.

"Janji Rishi Sunak untuk memulihkan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas telah terungkap sebagai tidak lebih dari kata-kata kosong, Jauh dari menghentikan kebusukan di Downing Street, dia malah membiarkannya membusuk," katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya