Berita

Menteri Luar Negeri Vinay Kwatra/Net

Dunia

Diduga Sindir China dan Pakistan, India: Kita Harus Tindak Mereka yang Lindungi Teroris

MINGGU, 06 NOVEMBER 2022 | 08:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India mendesak masyarakat internasional untuk menindak mereka yang memberikan tempat berlindung bagi teroris, termasuk dengan melindungi para teroris dari sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Vinay Kwatra dalam debat terbuka di Dewan Keamanan PBB di bawah Kepresidenan Ghana pada Kamis (3/11).

Dimuat PTI, pernyataan India itu tampaknya bermaksud ditujukan pada Pakistan dan China.


"Ancaman yang ditimbulkan oleh terorisme membutuhkan suara terpadu dari masyarakat internasional. Kita harus memperkuat kemampuan pasukan keamanan negara tuan rumah, bergandengan tangan dalam mencegah pasukan teroris mendapatkan akses ke sumber daya keuangan dan harus secara kolektif memanggil mereka yang memberikan tempat yang aman bagi teroris serta mereka yang berdiri bersama mereka dan datang untuk membela mereka termasuk dalam rezim sanksi DK PBB," jelasnya.

Dalam lima bulan terakhir, China yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak veto, telah menahan sebanyak mungkin daftar proposal sanksi oleh India dan Amerika Serikat pada kelompok teroris di Pakistan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya