Berita

Forum Rapimwil II yang digelar di Hotel Santika, Kota Ambon, Maluku, Kamis malam (3/11)/RMOL

Politik

Kepada Mardiono, DPW PPP Maluku Usulkan Ganjar dan Anies Diusung Capres 2024

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 16:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku mengusulkan dua nama calon presiden (capres) yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Rasyid Baswedan. Sedangkan, untuk calon wakil presiden (cawapres), mereka mengusulkan Muhamad Mardiono dan Erick Thohir.

Usulan itu diambil dalam forum Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) II yang digelar di Hotel Santika, Kota Ambon, Maluku, Kamis malam (3/11).

“Ini suara arus bawah yang disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), tapi pada akhirnya semua harus taat asas. Apa yang sudah menjadi mekanisme pusat harus dijalankan," ujar Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono yang hadir langsung dalam acara tersebut.


"Apalagi kita ada keterikatan bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB),” imbuhnya

Mardiono menjelaskan, usulan dari berbagai daerah terkait nama capres dan cawapres belum dijadikan keputusan oleh DPP. Bahkan, pusat sendiri masih terus mendengar suara dari arus bawah.

“Ini lagi-lagi bukan keputusan, baru pikiran kader yang bisa jadi mengemuka juga di kalangan masyarakat. Namanya pesta demokrasi, maka semua warga memiliki hak yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Maluku A. Aziz Hentihu menegaskan, akan terus patuh dan solid terhadap keputusan DPP. Dia meyakini, DPP tidak akan sembarangan dalam memutuskan nama-nama tersebut.

“Tadi mengemuka nama-nama, namun sifatnya hanya usulan. Keputusan DPP pasti akan melewati banyak aspek pertimbangan, tidak hanya satu wilayah lokal tapi menjangkau kepentingan nasional dan bangsa Indonesia. Sehingga, tentu akan dikaji lewat mekanisme panjang DPP,” ujar Aziz Hentihu.

Aziz menambahkan, DPW Maluku bersama DPP saat ini sedang memantapkan solidaritas di bawah kepemimpinan Mardiono. Ia pun berharap ke depannya bisa terus mengejar target untuk Pemilu 2024 mendatang.

“Apa pun keputusan DPP kemudian dibawa ke KIB, maka kita samina wa athona yaitu patuh dan taat. Sebab, saat ini kami sedang memantapkan solidaritas yang harus betul-betul dijaga karena pemilu 13 bulan lagi,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya