Berita

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Mantan Presiden Rusia Medvedev Sebut Perang di Ukraina adalah Perjuangan Rusia Melawan Setan

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 15:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang yang dilakukan Rusia di Ukraina saat ini, dianggap sebagai pertempuran suci melawan Setan oleh Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Jumat (4/11).

Sejak perang dimulai, retorika Medvedev menjadi semakin sengit meskipun pandangan yang dipublikasikan terkadang berpadu dengan pemikiran di tingkat elit Kremlin.

Medvedev menyebut jika Moskow sebenarnya memerangi 'pecandu narkoba Nazi yang gila' di Ukraina yang didukung oleh orang-orang Barat yang disebutnya 'air liur mengalir di dagu mereka dari kemerosotan'.


"Rusia memiliki senjata yang berbeda, termasuk kemampuan untuk mengirim semua musuh kita ke Gehenna yang berapi-api," ujarnya menggunakan istilah Ibrani yang sering diterjemahkan sebagai Neraka.

Dimuat Reuters, Medvedev yang saat ini merupakan ketua Dewan Keamanan Rusia, pernah mengucapkan makna yang sama di dalam sebuah pesan dalam rangka memperingati Hari Persatuan Nasional Rusia.

"Tugas tanah air adalah untuk menghentikan penguasa tertinggi Neraka, apa pun nama yang dia gunakan Setan, Lucifer atau Iblis," tegasnya.

Selain itu, Medvedev pernah memaparkan jika Barat menggunakan Senjata Setan, yang berarti kebohongan yang sangat rumit.

Sementara senjata Rusia adalah kebenaran  yang akan mengantarkan negara itu mencapai kemenangannya.

Ukraina dan sekutu Barat berulang kali membantah bahwa Ukraina dijalankan oleh kaum fasis. Sebaliknya, mereka menganggap perang itu sebagai perampasan tanah yang sangat brutal oleh Moskow.

Hingga kini, invasi Rusia ke Ukraina telah menewaskan puluhan ribu dan memicu konfrontasi terbesar dengan Barat sejak Krisis Rudal Kuba 1962.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya