Berita

Pelaku penembakan mantan PM Pakistan Imran Khan, Naveed Mohammad Basheer yang ditangkap pada Kamis (3/11)/Net

Dunia

Usai Ditembak, Mantan PM Pakistan Imran Khan Dirawat di Lahore

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 01:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden penembakan terjadi di tengah berlangsungnya acara long march di Wazirabad dan menargetkan mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan yang saat itu sedang bersama iring-iringan pendukungnya pada Kamis (3/11).

Sekretaris Jenderal Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), Asad Umar mengatakan Khan dalam keadaan selamat, namun tertembak di bagian kaki dan kini sedang menjalani perawatan atas luka yang diderita.

"Imran Khan sedang dipindahkan ke Lahore untuk perawatan medis,” kata Asad seperti dimuat ANI News.


Selain Khan, Asad menyebut empat pemimpin PTI lainnya termasuk Senator Faisal Javed, mantan gubernur Sindh Imran Ismail, Ahmed Chatta dan Umar Dar juga terluka dalam insiden itu.

Asad mengungkapkan jika ia melihat sendiri pelaku penembakan saat menyerang Khan.

"Seorang pria melepaskan tembakan dengan senjata otomatis. Beberapa orang terluka. Imran Khan juga terluka,” ujarnya.

Senator PTI, Faisal Javed Khan yang berlumuran darah karena luka-luka yang diderita selama insiden tersebut mengatakan serangan yang terjadi merupakan sebuah kesengajaan dan upaya percobaan pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Khan.

Rekaman video menunjukkan dua pria bersenjata yang menembak, satu dengan pistol dan satu lagi dengan senapan otomatis. Salah satunya kemudian dilaporkan telah ditangkap.

Menurut ARY News, peristiwa itu terjadi ketika Pawai Haqeeqi Azadi yang dipimpin oleh Khan telah memasuki wilayah Wazirabad, dekat Zafarali Khan Chowk.

Setelah peluru ditembakkan, massa dalam long march terbut menjadi ricuh, termasuk para pemimpin PTI yang berada di truk kontainer menjadi sangat panik.

Namun demikian belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan tentang motif penembakan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya