Berita

ART Ferdy Sambo, Susi saat jadi saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin siang (31/10)/RMOL

Hukum

Pengacara Richard Eliezer Mohon Majelis Hakim Jerat ART Ferdy Sambo dengan Pidana Kesaksian Palsu

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 16:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penasihat Hukum (PH) terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu memohon agar Majelis Hakim dapat menjerat saksi Susi selaku Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo untuk dijerat pidana kesaksi palsu.

Hal itu disampaikan oleh PH terdakwa Richard saat diberikan kesempatan untuk mendalami keterangan saksi Susi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin siang (31/10).

"Saksi, coba lihat Richard. Saudara saksi tau enggak, keterangan saksi ini bisa memberatkan Richard," ujar PH terdakwa Richard.


PH terdakwa Richard lantas memohon izin kepada Majelis Hakim. Menurut PH terdakwa Richard, terkait aturan main di persidangan sesuai Pasal 3 KUHAP, pihaknya memohon agar saksi Susi dijerat pidana kesaksi palsu.

"Izin Majelis, ini kan terkait aturan main di persidangan, sesuai Pasal 3 KUHAP. Kami memohon, agar saksi dikenakan Pasal 174 tentang kesaksian palsu dengan ancaman 242 KUHAP tujuh tahun," mohon PH terdakwa Richard.

Mendengar permohonan itu, Majelis Hakim lantas menyampaikan untuk mencatat permohonan tersebut.

"Kami catat," kata Hakim.

"Saya daritadi perhatiin, Majelis saja sama Jaksa kamu bohongi, apalagi kami penasihat hukum," kata PH terdakwa Richard yang ditujukan untuk saksi Susi.

Dalam persidangan ini pun, Majelis Hakim sudah berulang kali mengingatkan saksi Susi untuk tidak berbohong dalam memberikan keterangan. Bahkan, Hakim juga berulang kali mengancam saksi Susi akan dijerat pidana jika terus berbohong.

"Aturan saudara duduk di sini sebagai terdakwa. Paham? Kalau saudara bohongnya keterlaluan, saudara Jaksa Penuntut Umum bisa memproses saudara. Ancamannya tujuh tahun, enggak main-main saudara," kata Hakim Ketua.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya