Berita

Presiden Terpilih Brasil, Lula da Silva/Net

Dunia

Pengamat: Kepemimpinan Lula akan Mendekatkan Brasil dengan China

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 15:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terpilihnya Lula da Silva sebagai presiden dari partai sayap kiri Brasil untuk ketiga kalinya diharapkan dapat membawa pendekatan yang berbeda dan memperdalam hubungan dengan China di luar kerja sama ekonomi.

Begitulah yang dikatakan oleh seorang pengamat dari direktur perdagangan dan hubungan internasional untuk Federasi Industri Negara Bagian São Paulo dan kolumnis untuk surat kabar Folha de Sao Paulo, Tatiana Prazeres pada Senin (31/10).

Prazeres mengatakan jika hubungan kerja sama ekonomi China dan Brasil memang tetap berjalan. Tetapi hubungan politik dan retorika kebencian terhadap Beijing yang digaungkan Bolsonaro selama masa jabatannya telah menghambat pertumbuhan kerjasama di bidang lainnya seperti sains dan teknologi.


"Hubungan ekonomi yang kuat antara kedua negara tidak sesuai dengan hubungan politik mereka yang kurang intens, ini semakin dalam di tahun-tahun Bolsonaro.  Di bawah Lula, kita dapat mengharapkan Brasil dan Cina untuk mengeksplorasi bidang lain untuk kerjasama," jelasnya seperti dimuat Atlantic Council.

Menurut Prazeres, Lula juga akan lebih baik dari Bolsonaro dalam memanfaatkan organisasi negara berkembang seperti Brazil, Rusia, India, China and South Africa (BRICS) dibanding kepemimpinan sebelumnya.

"Jelas bahwa pemerintahan Lula akan melihat BRICS sebagai platform penting tidak hanya untuk meningkatkan dialog di antara para pesertanya tetapi juga untuk mempengaruhi diskusi global," ungkapnya.

Mengutip perkiraan beberapa analis, Prazeres menyebut Lula mungkin akan membawa Brasil bergabung dengan Belt and Road Initiative (BRI), namun pendekatan yang digunakan masih perlu dipertimbangkan sejauh mana itu akan diambil.

"Mungkin saja Brasil mengambil pendekatan yang lebih positif terhadap inisiatif China.  Karena itu, Brasil dapat mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan atau mendukung proyek-proyek BRI, termasuk di negara-negara lain, tanpa secara resmi bergabung dengan inisiatif tersebut, dalam dukungan yang agak tertutup," jelasnya.

Lebih lanjut  Prazeres melihat jika mungkin saja upaya reindustrialisasi Lula dapat menyebabkan beberapa gesekan dengan China tetapi, hal itu seharusnya tidak menggagalkan hubungan bilateral karena sektor agribisnis keduanya yang kuat.  

"Tantangan utama bagi Lula adalah memanfaatkan investasi dan teknologi China untuk membantu menghidupkan kembali industri Brasil," ucap Prazeres.

Lula telah resmi akan menjadi pemimpin Brasil selanjutnya setelah menang dari Bolsonaro dengan  50,83 persen suara lawan 49,17 persen pada pemilihan putaran kedua yang digelar pada Minggu (30/10).

Terpilih kembalinya Lula menjadi hal yang tidak biasa, karena masa lalunya yang sempat dipenjara karena kasus korupsi, nyatanya tidak mengurangi suara rakyat untuk memilih dirinya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya