Berita

Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Rencana Koalisi Perubahan Deklarasi 10 November Ternyata Hanya Usulan Nasdem

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 07:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana deklarasi Koalisi Perubahan yang di antaranya diisi Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada awal bulan depan, ternyata masih berupa usulan dari salah satu parpol calon mitra koalisi.

Hal itu ditegaskan Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (31/10).

"Untuk rencana deklarasi di tanggal 10 November, merupakan usulan dari teman-teman Nasdem," ujar Herzaky.


Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat ini menuturkan, parpol anggota Koalisi Perubahan memiliki prinsip kebersamaan dalam menentukan setiap langkah.

Di samping itu, Herzaky juga menyatakan bahwa koalisi yang akan dibangun 3 parpol ini berlandaskan kesetaraan dan kesejajaran antar calon anggota koalisi.

"Kami pun saling menghormati mekanisme internal masing-masing. Sehingga, setiap anggota bisa bebas berpendapat dan mengambil sikap masing-masing," sambungnya.

Maka dari itu, Herzaky memastikan rencana deklarasi Koalisi Perubahan belum dipastikan akan berlangsung pada 10 November 2022 sebagaimana diusulkan Nasdem, karena hal itu harus disepakati secara bersama.

"Masih kami diskusikan di tim kecil dan di internal partai kami. Inilah indahnya rencana koalisi perubahan. Aspirasi, harapan, usulan bisa disampaikan dengan bebas dan terbuka," ucapnya.

"Namun, tetap menghormati kemandirian dan independensi masing-masing partai. Dan, semuanya didasarkan kesepakatan bersama," demikian Herzaky menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya