Berita

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat menjadi keynote speech pada kegiatan Seminar Edukasi Problematika Generasi Muda, yang diselenggarakan oleh Yayasan Forum Silaturahmi Takmir Masjid (FORSITAMA) di Graha Sejahtera Cemani, Grogol, Sukoharjo dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (30/10)/RMOLJateng

Presisi

Kapolres Sukoharjo Ajak Milenial Bijak Bermedsos

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 04:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menyampaikan agar generasi muda Indonesia bijaksana dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi.

Hal itu disampaikan saat menjadi keynote speech pada kegiatan Seminar Edukasi Problematika Generasi Muda, yang diselenggarakan oleh Yayasan Forum Silaturahmi Takmir Masjid (FORSITAMA) di Graha Sejahtera Cemani, Grogol, Sukoharjo dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (30/10).

“Penggunaan handphone maupun bermedia sosial seperti pisau bermata dua. Jika digunakan yang baik bisa memberikan dan mendapatkan informasi yang baik, namun bisa juga berdampak negatif jika digunakan untuk transaksi narkoba dan hal negatif lainnya," ujarnya.


Wahyu mengatakan, visi besar Bangsa Indonesia yaitu pada tahun 1945 saat menyatakan kemerdekaan, kedepan di tahun 2045, usia Bangsa Indonesia sudah 100 tahun. Di usia 1 abad bangsa Indonesia, saat itu Indonesia akan menjadi pemain di percaturan dunia global.

Saat ini, lanjut Kapolres, Indonesia telah masuk di G20 (20 Negara dengan Ekonomi Besar) di urutan ke 15. Namun kita mempunyai potensi untuk masuk menjadi 10 besar bahkan lima besar.

"Kita semua harus bersatu padu membangun bangsa kita dengan potensi masing-masing yang ada. Karena peran serta kita semua sebagai anak bangsa memiliki andil yang penting," imbuhnya.

Di sisi lain, Kapolres menyampaikan bahwa potensi bangsa Indonesia tersebut sudah tercapai apabila generasi muda kita banyak terlibat dengan kenakalan remaja bahkan kriminalitas. Hal lain yang menjadi perhatian selain tentang narkoba adalah adanya perkelahian antar kelompok.

Saat ini banyak berkembang perguruan silat, yang sebenarnya positif untuk self defense bahkan bisa prestasi melalui jalur atlet.

"Itu semua menjadi trend yang tidak baik mengarah ke perkelahian dan tawuran,” ujar dia.

Untuk itu pembinaan generasi muda sangatlah penting, mengingat generasi mudalah yang nantinya akan menjadi penerus dalam memimpin Bangsa Indonesia," pungkas Kapolres.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya