Berita

Gubernur Jateng dua periode yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Makin Sulit dapat Tiket Capres Gara-gara Relawannya Doakan Jokowi jadi Ketum PDIP

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 07:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ganjar Pranowo akan semakin sulit mendapatkan tiket calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan setelah relawannya mendoakan agar Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Umum (Ketum) PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dengan adanya relawan Ganjar mendoakan Jokowi dari Ketum, diyakini dapat merusak hubungan Ganjar dengan PDIP.

"Dengan adanya keinginan relawan tersebut, justru memperkeruh suasana dan hubungan Ganjar dengan PDIP," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/10).


Betapa tidak kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, baru beberapa hari diberikan sanksi oleh PDIP atas pernyataannya siap menjadi Capres, namun justru tidak lama kemudian muncul isu relawan Ganjar doakan Jokowi jadi Ketum PDIP.

"Ini tentu sangat merugikan Ganjar, karena selain makin menjauhkan Ganjar dari PDIP, juga dapat mementahkan tiket Pilpres Ganjar dari PDIP," kata Saiful.

Mestinya kata Saiful, Ganjar sadar dan menyatakan mosi tidak percaya bahwa membuang jauh pihak-pihak yang mengaku relawannya tersebut.

"Karena atas berbagai pernyataan relawan Ganjar tersebut, justru membuat hubungan Ganjar dengan PDIP semakin renggang dan bahkan PDIP makin antipati kepada Ganjar," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya