Berita

Anies Baswedan dijadwalkan bertemu Ahmad Heryawan/Ist

Politik

PKS DKI Bantah Pertemuan Anies-Aher untuk Dipasangkan di Pilpres 2024

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon presiden usungan Partai Nasdem, Anies Baswedan, dijadwalkan bertemu Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan alias Aher, pada hari ini, Minggu (30/10).

Namun, Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Khoirudin, membantah rencana pertemuan Anies-Aher adalah untuk membahas calon wakil presiden (Cawapres). Menurutnya, Anies diundang ke DPP PKS untuk memberikan materi pembekalan layanan sosial.

“Enggak sih (bahas cawapres). Itu masih dalam pematangan. Yang jelas suasana kebersamaan lebih di depan ketimbang egoisme untuk mengajukan calon masing-masing tertentu. Itu sudah kesepakatan,” kata Khoirudin kepada wartawan, Sabtu (29/10).


Khoirudin menambahkan, Anies diundang oleh Kepala Departemen Sosial DPP PKS, Netty Prasetiyani, yang juga istri Aher untuk memberikan pembekalan layanan sosial kepada masyarakat. Pembekalan itu diberikan bagi seluruh departemen kesejahteraan sosial se-Indonesia yang digelar secara hybrid.

“Pak Anies sebagai narasumber, memberikan materi. Karena beliau memang aktivis masyarakat yang melayani sosial baik sebelum maupun saat jadi gubernur. Dan ketika jadi gubernur, beliau ingin menciptakan keadilan sosial,” tutur Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Di sisi lain, Khoirudin menekankan, PKS sudah bulat akan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 bersama Nasdem dan Demokrat. Hanya saja, tegasnya, DPW PKS DKI Jakarta akan mengikuti arahan DPP PKS lebih lanjut.

“Pak Anies mantan Gubernur Jakarta dan berprestasi, layak untuk mendapatkan dukungan DPP, kami hanya menyampaikan laporan prestasi beliau ke DPP. DPP tentu punya argumentasi sendiri untuk menetapkan kapan saat yang tepat untuk memberikan sikap dukungan kepada pak Anies," demikian Khoirudin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya