Berita

Majelis hakim sidang terdakwa pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat/Repro

Hukum

Jaksa Tolak Permintaan Putri Candrawathi Sidang Pembuktian Digabung dengan Ferdy Sambo

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak permohonan tim Penasihat Hukum (PH) terdakwa Putri Candrawathi yang meminta sidang digabung dengan perkara terdakwa Ferdy Sambo pada pekan depan.

Usai sidang putusan sela untuk terdakwa Putri dengan menolak seluruh nota keberatan atau eksepsi dari PH terdakwa Putri, Majelis Hakim memutuskan tim JPU untuk menghadirkan 12 orang saksi pada Selasa (1/11).

"Demikianlah putusan sela dari Putri Candrawathi. Maka sebagaimana sidang tadi, kami perintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan pada hari Selasa tanggal 1 November 2022 dengan agenda pemeriksaan saksi, yaitu korban dan keluarganya, 12 orang. Kita mulai sidang jam 09.30 WIB," ujar Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10).


Tim PH terdakwa Putri lantas menyampaikan usul kepada Majelis Hakim dan JPU. Yakni, pemeriksaan saksi-saksi digabung dengan perkara terdakwa Sambo. Hal itu kata tim PH terdakwa Sambo, saksi-saksi yang akan dihadirkan di perkara terdakwa Putri sama dengan saksi-saksi perkara terdakwa Sambo dan diwaktu yang berbarengan, yakni pada Selasa (1/11) pukul 09.30 WIB.

"Jadi kami mengusulkan, karena dari PH juga hanya satu tambahan setiap dari terdakwa kuasa hukumnya. Jadi kami mengusulkan agar cepat sidangnya, dan sesuai dengan asas peradilan yang cepat dan berbiaya murah, ringan, sederhana, maka kami mengusulkan kepada Yang Mulia dalam persidangan sidang ini, agar pemeriksaan saksi-saksi dilakukan bersamaan atas nama dua terdakwa Yang Mulia, Ferdy Sambo dan Ibu Putri Candrawathi," mohon tim PH terdakwa Putri.

Atas usulan itu, tim JPU menyampaikan keberatannya. Menurut JPU, nomor surat dakwaan untuk perkara terdakwa Putri dengan perkara terdakwa Sambo berbeda.

"Keberatan Majelis Hakim Yang Mulia. Karena nomor register perkaranya juga sendiri-sendiri, baik terhadap terdakwa Putri Candrawathi maupun Ferdy Sambo. Oleh karena itu tim Penasihat Hukum berkeberatan kalau terhadap perkara itu pemeriksaan saksi-saksi untuk digabungkan," kata JPU.

Untuk itu, Majelis Hakim mengaku akan melakukan musyawarah mengenai usulan dari PH terdakwa Putri maupun keberatan dari JPU. Akan tetapi, Majelis Hakim tetap memerintahkan JPU untuk menghadirkan 12 saksi yang telah dijadwalkan.

"Iya tetap kami catat dalam berita acara dan kami lanjutkan. Demikian sidang perkara nomor 797/Pid.B/2022/PN JKT.SEL atas nama terdakwa Putri Candrawathi dinyatakan ditutup," pungkas Hakim.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya