Berita

Ketua DPC Hanura Kota Bogor, Sendhy Pratama/RMOLJabar

Politik

Ini Alasan Ketua DPC Hanura Kota Bogor Maju Jadi Caleg DPR RI

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 06:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keputusan Ketua DPC Hanura Kota Bogor, Sendhy Pratama, untuk maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil (Daftar Pemilihan) Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur didorong oleh beberapa faktor.

Salah satunya, lantaran ia ingin memberikan kesempatan kepada generasi yang ingin maju di Pileg tingkat kota maupun Provinsi Jawa Barat.

Sendhy juga merasa sudah seharusnya ia maju ke tingkat pusat. Sebab sudah dua periode merasakan duduk di DPRD Kota Bogor.


"Kenapa saya maju ke DPR RI, pertama karena di Hanura banyak generasi yang akan maju di tingkat kota dan provinsi. Kedua, karena saya merasa sudah waktunya untuk melaju ke tingkat DPR RI, agar Hanura memiliki kursi di Parlemen," kata Sendhy kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (25/10).

Lanjut Sendhy, jika nantinya terpilih di Pileg DPR RI maka dirinya bisa merangkul atau mengoptimalkan Partai Hanura lolos di parlemen untuk pemilu selanjutnya.

"Kalau saya lihat, harus dimulai dari ketua partainya dan saya juga mengajak kepada masyarakat Kota Bogor yang ingin nyaleg di partai Hanura itu akan tandem dengan saya. Jadi tidak terlalu capek untuk sosialisasi dan terbuka bagi caleg siapapun dari Hanura," jelasnya.

Sendhy pun memastikan keputusan untuk maju sebagai caleg DPR RI bukan berarti dirinya tidak memperhatikan target untuk Kota Bogor. Justru dengan majunya dia memberikan peluang terbuka kepada kader lain.

Apalagi, saat ini Hanura Kota Bogor memiliki kader dari kalangan artis yaitu Ika Kartika (pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan).

"Kami sudah menyiapkan caleg-caleg terbaik. Dan kita juga punya Teh Ika Kartika artis senior yang akan maju di Pileg nanti. Untuk targetnya, enam kursi," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya