Berita

Salah satu bidang tanah yang akan dilelang KPK/Ist

Hukum

KPK Lelang Enam Bidang Tanah Hasil Rampasan Tiga Koruptor

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 17:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Upayakan asset recovery, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan lelang barang rampasan berupa enam bidang tanah dari tiga terpidana kasus tindak pidana korupsi.

Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, KPK bersama dan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai akan melaksanakan lelang barang rampasan tidak bergerak melalui metode Closed Bidding berdasarkan putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Barang rampasan terpidana Melia Boentaran dan terpidana Handoko Setiono," ujar Ipi kepada wartawan, Selasa sore (25/10).


Barang rampasan tersebut dirampas dari terpidana Komisaris PT Arta Niaga Nusantara (ANN), Handoko Setiono; dan dari Direktur PT ANN Melia Boentaran terpidana kasus korupsi proyek Multiyears peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil Bengkalis TA 2013-2015.

Barang rampasan tidak bergerak yang dilelang dari kedua terpidana itu, yakni tanah seluas 44.077 meter persegi di Kelurahan Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dengan harga limit Rp 615.177.000 dan uang jaminan Rp 150 juta; tanah seluas 24.342 meter persegi di Kelurahan Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dengan harga limit Rp 343.289.000 dan uang jaminan Rp 80 juta.

Selanjutnya, tanah seluas 52.676 meter persegi di Kelurahan Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis dengan harga limit Rp 727.507.000 dan uang jaminan Rp 200 juta; satu bidang tanah seluas 14.590 meter persegi di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis milik Melia Boentaran dengan harga limit Rp 381.131.000 dan uang jaminan Rp 90 juta.

Kemudian, satu bidang tanah seluas 20 ribu meter persegi di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis milik Handoko Setiono dengan harga limit Rp 259.102.000 dan uang jaminan Rp 60 juta.

Selanjutnya, barang rampasan dari terpidana Umar Ritonga, selaku orang kepercayaan dari Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap berupa tanah berikut bangunan yang berada di atasnya seluas 440 meter persegi di RT02/02 Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang dibeli oleh Umar Ritonga dari Mad Kurdi alias Ramane dengan harga limit Rp 13.210.000 dan uang jaminan Rp 5 juta.

"Pelaksanaan lelang Selasa (22/11) pukul 09.00 WIB dengan cara penawaran closed bidding dengan mengakses www.lelang.go.id," kata Ipi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya